Stop Loss Dan Take Profit Forex

Posted on
Stop Loss Dan Take Profit Forex
Stop Loss Dan Take Profit Forex

 Apa itu Stop Loss Dan Take Profit?

Stop loss merupakan suatu order alias perintah untuk menutup posisi yg bermanfaat untuk membatasi kerugian dalam kualitas tertentu.

Take Profit merupakan suatu order alias perintah untuk menutup posisi untuk membatasi keuntungan dalan kualitas tertentu.

Saat pergerakan harga menyentuh level stop loss ataupun take profit, jadi sistem dengan cara otomatis akan menutup order alias posisi tersebut.

Cara Memasang Stop Loss Yang Benar

Ada berbagai tutorial yg dapat dipakai dalam memasang stop loss yg benar, antara lain:

Memasang Stop loss dengan cara manual

Stop Loss Manual merupakan penghentian kerugian dilakukan oleh trader dengan menutup posisi trading sendiri di aplikasi trading, ketika harga nyatanya telah jauh bergerak ke arah yg berlawanan dengan andalan kita

Faktor penentu dalam faktor ini merupakan EMOSI.

Cara melakukan stop loss manual dapat dengan tutorial berikut:

Klik 2x di posisi order yg terbuka. Lalu akan timbul jendela order. Tekan tombol close (berwarna kuning) yg menyala di jendela order. Order yg ada akan tertutup ketika tombol tersebut di tekan.

Cara kedua yg dapat dipakai adalah, dengan mengklik tanda “X” order yg terbuka di sebelah kanan bawah

Memasang Stop loss dengan cara otomatis

Stop Loss Otomatis merujuk pada penentuan level harga tertentu dimana posisi trading akan tertutup dengan cara otomatis apabila telah mencapai level tersebut.

Faktor penentu dalam faktor ini merupakan Manajemen Resiko.

Cara memasang stop loss otomatis dengan tutorial berikut:

Di menu jendela “Order” ada kolom yg disediakan untuk memasukkan level “Stop loss” serta level “take profit”. Isikan level harga yg diharapkan untuk dipasangkan level stop loss. Order akan tertutup otomatis ketika level stop loss tersebut tersentuh oleh harga.

Baca Juga :   Trading Forex Tanpa Indikator

Menggunakan Trailing Stop

Selain memakai fitur Stop Loss serta Take Profit, dapat juga memakai Trailing Stop. Dengan trailing stop, seorang trader dapat masih mendulang profit biarpun harga bergerak ke arah yg tidak terduga, tanpa wajib khawatir mengalami kerugian yg besar.

Cara Menentukan Stop Loss serta Take Profit

Ada berbagai tutorial yg dapat dipakai dalam menentukan stop loss serta take profit, antara lain:

Menggunakan perhitungan Risk & Reward Ratio

Risk & reward ratio dalam trading merupakan salah satu tahap dari Money Management.  Hal pertama yg wajib dilakukan sebelum mengatur taktik trading merupakan menghitung resiko yg siap diterima supaya yg akan terjadi tradingnya realistis. Dalam artian lain, faktor pertama kali yg wajib dilakukan merupakan menentukan level stop loss terlebih dahulu, seusai itu menentukan take profit sesuai dengan risk & reward ratio yg telah direncanakan.

Contoh: level stop loss yg siap diterima sebesar 50 pips, jadi dengan ratio 1:2, level take profit yg ditentukan merupakan sebesar 100 pips.

Cara lain yg dapat dipakai untuk menentukan stop loss dengan memakai money management yaitu dengan menghitung risk & reward dengan persentase. Dalam teori Money Management paling sederhana, dikatakan bahwa tidak baik bagi trader untuk meresikokan dana hingga melebihi 2-3%, sehingga pada skala kualitas itulah seharusnya kita tempatkan Stop Loss.

Dalam faktor ini juga akan berpengaruh kepada penggunaan lot yg akan digunakan.

Contoh: apabila mempunyai equity sebesar $1000, dengan resiko yg siap diterima sebesar 3%, jadi perhitungannya adalah, $1000 x 3% = $30. Artinya, dalam 1x transaksi, maksimal stop loss yg dapat diterima maksimal di angka $30. Dengan memakai lot 0.10, jadi perhitungannya $30 : 0.10 hasilnya merupakan 300 point alias 30 pips untuk batasan stop loss yg akan dipasang nanti.

Baca Juga :   Berartinya Analisa Teknikal dalam Trading

Menggunakan Price Action

Cara kedua yg dapat dipakai dalam menentukan stop loss serta take profit merupakan dengan menentukan level stop loss serta take profit berdasarkan pola aksi harga yg sedang terjadi di grafik.

Ada berbagai tutorial yg dapat digunakan, antara lain:

Menentukan stop loss serta take profit dengan support serta resistance

Tentukan terlebih dahulu garis Support alias Resistance

Hitung jarak perdiksi posisi order dengan level support alias resistance

Tentukan penggunaan lot serta management resiko sesuai jarak antara posisi order dengan garis stop loss di support alias resistance

Jika garis support berlaku sebagai level stop loss, jadi level resistance terdekat akan menjadi kawasan untuk meletakkan take profit.

Sebaliknya, apabila garis resistance berlaku sebagai level stop loss, jadi level support terdekat akan menjadi kawasan untuk meletakkan take profit

Menentukan stop loss serta take profit dengan demam isu line

Tentukan terlebih dahulu garis Tendline

Hitung jarak perdiksi posisi order dengan garis trendline

Tentukan penggunaan lot serta management resiko sesuai jarak antara posisi order dengan garis stop loss di garis trendline

Take profit dapat diletakkan di support alias resistance terdekat yg berlawanan dengan level stop loss

Menentukan stop loss serta take profit dengan Fibonacci retracement

Pasang terlebih dahulu fibonacci retracement di timeframe besar dengan luar biasa dari harga paling atas ke harga terendah, alias sebaliknya

Proyeksikan garis-garis level fibonacci sebagai level stop loss serta level take profit

Tentukan penggunaan lot serta management resiko sesuai jarak antara posisi order dengan garis level fibonacci retracement.